Follow me on Twitter RSS FEED

Fast Car

Posted in

You got a fast car
I want a ticket to anywhere
Maybe we make a deal
Maybe together we can get somewhere
Anda yg punya mobil kenceng, saya yg punya arahnya, kemanapun. Mungkin kita bisa jalan bareng, lebih baik bersama ke sebuah tujuan. Ke tempat yg lebih baik, mulai dari awal tanpa menyeret beban. Kita lantas bisa memulai sesuatu, meski gk mesti membuktikan apapun. Dan Tracy Chapman suatu ketika menjelaskan tentang lagunya ini, "This is not really about a car at all. Basically it's about a relationship that doesn't work out because it's starting from the wrong place".

Anyplace is better
Starting from zero got nothing to lose
Maybe we'll make something
But me myself I got nothing to prove
Kehidupan memang membutuhkan kendaraan yg cepat, terutama untuk mengarungi kompetisi hidup yg semakin ketat. 'Life in the Fast Lane', kata lagu The Eagles tentang riuhnya persaingan hidup keseharian. Juga ditegaskan lewat judul 'We Are on the Race Track' milik salah satu ratu disco, Precious Wilson. Kendaraan cepat itu bisa beragam, selain perkara mobil. Kendaraan cepat bisa pula berupa status dan gelar jika ingin menjadi pak RT dalam lingkungan kecil. Setelah ada jabatan tentu dapat kekuasaan, walaupun belum tentu sakti dan bakal menang badminton melawan tukang bakmi. Tapi sekencang apapun smash si tukang bakmi, bisa mendadak letoy setidaknya nyangkut dikarenakan sesuatu hal non tehnis. Bukan lantaran iming2 gelar atau keder lantaran jabatan lawan tandingnya, melainkan satu yg lebih sakti dan esensial, yakni imbalan duit.
Gak bisa terbantahkan, duit adalah segalanya. Baik sbg sarana, maupun proses dan pencapaian tujuan. Yang membedakan antara kendaraan lambat dgn kendaraan cepat, bobrok atau tokcer, adalah karena faktor duitnya. Lantas dipacu kencang mencapai satu kehendak yg sama, 'chasing money'. Lalu ngumpulin duit buat beli kendaraan yg makin cepet lagi, begitu seterusnya serupa siklus serta diwariskan turun temurun. Melalui duit, kendaraan berupa status dan kekuasaan akan terjaga. Istilah kerennya adalah sekuritas, berupa ongkos operasional dan pemeliharaan berikut deposit (saving). Duit yg membuat tenteram, namun nyatanya duit pula yg paling gampang bikin naik darah.
You got a fast car
And I got a plan to get us out of here
I been working at the convenience store
Managed to save just a little bit of money
We wont have to drive too far
Just cross the border and into the city
You and I can both get jobs
And finally see what it means to be living
Jika seorang istri mendadak ingin bekerja meninggalkan rumahnya, memang dapat dipahami untuk menggapai aktualisasi diri. Meskipun sang suami masih selalu sanggup menimbunnya dgn berlian dan kehormatan, alasan bekerja adalah atas nama nominal yg memang bikin nyandu sbg pembenaran. Duitmu bukanlah duitku, itu contoh argumentasi awal. Begitupun saat menatap seorang agamawan bermuka teduh berkata lembut menenteramkan, walau berkesan gak punya kendaraan cepat. "Kendaraanku bukanlah di dunia ini, dan bukan untuk ke dunia ini", sabdanya untuk menyihir para pemilik kendaraan mewah di hadapannya. Walau kemudian perlu diperiksa pula apakah mukanya sanggup tetap teduh dan masih berkata lembut menenteramkan ketika ia mulai kehilangan umatnya. Kehilangan umat sama saja kehilangan dompet. Rasanya gak banyak beda dgn tiap salesman yg memang mengandalkan pelanggannya, dipelihara sbg broker sbg kendaraan yg ujungnya duit. Well, money is not everything .. but everything is nothing without money.
I remember we were driving in your car
The speed so fast, I felt like I was drunk
City lights lay out before us
And your arm felt nice wrapped round my shoulder
And I had a feeling that I belonged
And I had a feeling I could be someone,
Be someone .. be someone
Tracy Chapman memang gak niat bercerita perihal duit, melainkan sebuah hubungan yg keliru. Simbol 'my old man' bisa diterjemahkan sbg pengalaman masa lalu yg menjadi alasan baginya untuk kabur. Kemudian 'start from zero', yakni bersama 'new man' yg dianggap memiliki sarana untuk mengarungi hidup baru dgn 'kendaraan'nya. Kendaraan baru dan teman baru, serta cara baru berikut tujuan baru. Entah di mana lagi kesalahannya untuk gak dibilang ideal, namun lewat lirik lagu ini seolah mengepung sebuah siklus tanpa ujung. Tracy meninggalkan ayahnya yg pemabuk lantas menemukan seorang ideal dgn kendaraan cepat yg membawanya ke tempat baru. Namun akhirnya harus mendapat kenyataan telah bertemu pemabuk baru. Kehidupan rasanya membutuhkan kendaraan, tapi bukan yg tercepat apalagi si jago mogok. Mungkin boleh disebut kendaraan tangguh, yg bisa dikendalikan menuju satu tujuan walau tetap perlu cost. Nah, mengendalikan kendaraan apalagi berkecepatan tinggi. Adakah kendaraan yang mutlak bisa dikendalikan?
You got a fast car
But is it fast enough so you can fly away
You gotta make a decision
You leave tonight or live and die this way
-duke-

4 komentar:

aiste mengatakan...

i tend to come with the saying that a relationship that doesn't work out because it's starting from the wrong place.. wrong time, additionally, wrong man. however, the essential saying, is there a real car out there easy to manage? -- it becomes awkward to comment.

endyonisius mengatakan...

We only attribute certain things to it, but really what does it mean? We are the only species conscious of our own demise, we've made all that symbols (until we don't accept it, and yet).

Kc mengatakan...

Saya kenal lagu ini, tapi belum paham kisahnya seperti ini :)

Ardy Soetowo mengatakan...

way to go ...

Poskan Komentar