Follow me on Twitter RSS FEED

Lionel Andres Messi

"The best young football players in the world ..
No doubt, the world soccer player of this year!"
Bocah 22 taon dgn sosok munggil 168 cm, menundukan lawan dgn kepalanya yg sungguh langka dalam duel satu lawan satu melawan Van Der Saar berusia 39 taon dgn tinggi menjulang 198 cm. Bahkan sekaligus dikelilingi twin towers Rio dan Vidic dgn ketinggian mereka bak menara kembar yg nyaris 190an cm. Messi jarang, bahkan -mungkin- belum pernah bikin gol dgn kepalanya di kompetisi lokal. Dan ia melakukannya secara spesial di ajang spesial, final Juara Para Juara 2009.
Bocah yg sejak kecil cuma punya keinginan menjadi pemain sepak bola, harus rela meninggalkan negaranya (Argentina). Ia dan keluarganya menuju ke tempat dimana terdapat klub terbaik di dunia berikut penanganannya bakat dan masalahnya. Gak salah, negara itu adalah Spanyol tepatnya ke klub sepak bola terbaik di dunia berikut akademi penghasil bakat dan para bintang 'La Mesia'. Mungkin bisa disebut sbg 'dijual' oleh orang tuanya, karena si Messi kecil mengidap kelainan hormon yg menghambat pertumbuhan badan dan perlu uang banyak mengatasinya.
Pihak Barcelona langsung mencium bakat besar bocah 11 taon ini, namun yg perlu ditangani segera adalah pengobatan medis untuk memperkuat dan menumbuhkan badan setinggi di bawah 150 cm itu. Cukup lima tahun perawatan termasuk didikan di tim Barcelona B, taon 2004 sang Mesiah mulai mengorbit di pentas utama La Liga dalam tim inti sbg pemain termuda dlm sejarah Spanyol serta sanggup bikin gol. Bahkan turut membawa tim Barcelona menjuarai La Liga sekaligus Liga Champion musim 2005/2006. Setaon kemudian ia mampu bikin hatrik di laga El Clasico, dan memecahkan banyak rekor serta gelar untuk timnas Argentina.

Catatan rekor dunia atas nama pribadinya semakin tak tertampung, seperti 'Young Player of the Year' for three years (2005–2008) versi World Soccer Magazine. Serta yg tertinggi tentu saja penobatannya sbg runner up 'FIFA World Player of the Year', yakni 2007 di bawah Kaka (Brazil, AC Milan) berlanjut di 2008 kali ini di bawah Christiano Ronaldo (Portugal, ManUnited). Sayang karirnya sempat tersendat akibat beberapa cidera parah, tubuh munggil dan gaya possesion membuatnya selalu jadi sasaran empuk para lawan raksasa. Selalu butuh lebih dari minimal tiga pengawal untuk mengepungnya, bahkan sudah menjadi resep utama para pelatih untuk bisa menghentikannya adalah dgn cara mengeroyok hingga menjatuhkan beramai-ramai.
Dan belum satu jam lalu, di Roma pada final laga Champion 2009, wonder kid ini mewakili lulusan akademi La Mesia dalam kostum Azulgrana mengangkat big ear untuk ketiga kalinya. Berikut prestasi individu sbg top skorer dgn 9 gol dari 12 laga pada Liga Champion musim ini, sekaligus mengalahkan raihan Ronaldo 8 gol di musim lalu. Messi yg memakai sepatu khusus dan teranyar dari Adidas yakni Sprint-Skin ato Serial F.50i, tercatat menghasilkan 51 umpan dgn tingkat keberhasilan mencapai 84 persen. Fakta berbicara jika dibandingkan dgn Ronaldo sbg kompetitor pemain terbaik dunia yg membuat 31 umpan serta hanya sukses 68 persen.
Bocah ringkih yg natural, passionate, fair juga santun dan bersahaja ini, tak hentinya mencetak sejarah baik secara individu, tim maupun untuk negara dan kebesaran sepak bola. Barcelona menjadi tim Spanyol pertama yg sanggup mengawinkan tiga gelar sekaligus dalam satu musim. Serta hasil sempurna pada El Clasico 2009 dgn rekor gol dan Messi mencetak dua. Ini baru awal, masih ada laga Piala Super serta kejuaraan tertinggi supremasi Liga Klub Juara Dunia. Messi dan Barcelona di ambang sejarah sbg klub terbaik dunia dan belum pernah ada satupun klub yg sanggup menyimpan enam piala hanya dalam semusim. Way to go .. Lionel Andres Messi namanya, 22 taon tinggi 168 cm. Terima kasih untuk segala bakat, keindahan, kerjasama tim, dan kerendahan hati.
-duke-

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Jika ingin meninjau dari bakat dan skill, Kaka dan Ronaldo memang setara dengan Messi. Yang akhirnya membuat Messi pantas mengungguli keduanya adalah faktor attitude dan kegembiraan bermain sepak bola plus usia termuda. Messi lebih pantas menjadi panutan generasi muda sekaigus menunjukkan keindahan juga makna sportivitas sepak bola.
DONI

Poskan Komentar